Pilihan Editor ⋅ Galeri Foto ⋅ Advertorial ⋅ Foto Peristiwa ⋅ Popular
  Rabu, 11 Desember 2019
 
Pemrov Riau Subsidi Pelajar SLTA Swasta Rp400 Ribu Per Bulan
Selasa, 03 Desember 2019 - 15:53:36 WIB
Foto ilustrasi
TERKAIT:
 
  • Pemrov Riau Subsidi Pelajar SLTA Swasta Rp400 Ribu Per Bulan
  •  

    PEKANBARU - Setelah menggratiskan sekolah bagi pelajar SMAN/SMKN atau SLTA se Riau, Pemerintah Propinsi (Penrov) Riau  juga akan mengucurkan dana subsidi untuk siswa-siswa yang bersekolah di SMA/SMK swasta. Setiap murid akan disubsidi Rp400 ribu per siswa per bulan.

    "Dana subsidi ini merupakan cara pemerintah daerah merespon angka putus sekolah. Banyak anak-anak gagal menamatkan studinya di sekolah hanya karena faktor biaya," kata Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar, Selasa (3/12/2019).

    Berdasarkan data Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) diketahui ada 94 ribu anak di Riau tidak bersekolah dikarenakan persoalan biaya. Dengan adanya subsidi ini kata Gubri, jumlah anak putus sekolah tentu dapat bekurang.

    Sementara itu Sekdaprov Riau, Yan Prana, mermbenarkan bahwa memang akan ada subsidi untuk pelajar SMA dan SMK swasta di Riau, sebagai bagian  dari upaya Pemrov Riau untuk berlaku adil terhadap pelajar, meski dikelola swasta Pemrov tetap memberi subsidi untuk siswa.

    "Kalau sekolah negeri kita gratiskan, tetapi karena swasta tentu kita hanya bisa beri subsidi untuk siswa, karena sekolah swasta tidak dikelola pemerintah tapi mereka sendiri," kata Yan Prana, Selasa (3/12/2019).

    Subsidi untuk murid-murid di sekolah swasta ini, kata Sekdaprov, merupakan upaya pemerintah Riau untuk membenahi sektor pendidikan.  Selain untuk meredam angka putus sekolah, subsidi yang ditujukan untuk sekolah swasta menengah atas juga merupakan upaya meredam anggapan diskriminatif.

    "Nantinya sokongan dana subsidi tersebut dapat mendorong pengelola sekolah swasta menurunkan biaya sekolah, khususnya bagi kalangan siswa kurang mampu," ucap Sekdaprov.

    Berdasarkan data dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak tahun 2018, Riau memang mengalami sejumlah kendala dalam pendidikan, seperti tingginya persentase putus sekolah anak usia 7-17 tahun yang mencapai 44,37 persen.

    Selain problem tersebut, masalah juga muncul dari timpangnya sebaran tenaga kependidikan antara kawasan perkotaan dan pedesaan.

    "Kita berharap kebijakan Pemprov Riau menggratiskan biaya di SMA /SMK negeri dan subsidi di sekolah swasta dapat mengurai persoalan di bidang pendidikan di Riau ini," kata Yan Prana.***




     
    Berita Lainnya :
  • Pemrov Riau Subsidi Pelajar SLTA Swasta Rp400 Ribu Per Bulan
  •  
    Komentar Anda :

     
    Terpopuler +
    01 Paskhas TNI AU Bubarkan Massa yang Tolak Neno Warisman di SSK II Pekanbaru
    02 Syamsurizal-Zaini Mendaftar ke KPU Riau
    03 Danau Rusa yang Indah dan Alami Kini Jadi Destinasi Wisata Baru di Kampar
    04 Pemprov Riau Rampingkan OPD, ''Gemuk'' dan Sedikit Kerja Dipangkas
    05 Kasus Bully Siswi SMAN 1 Bangkinang Berujung Bunuh Diri, Begini Catatan KPAI
    06 Kadis PMD Kampar Tewas dalam Kecelakaan Maut di Ruas Jalan Koto Panjang
    07 Tim Seleksi Panwas Buka Pendaftaran Anggota Buat Perhelatan Pilkada 2018
     
     
     
     
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2017 toRiau, all rights reserved