Pilihan Editor ⋅ Galeri Foto ⋅ Advertorial ⋅ Foto Peristiwa ⋅ Popular
  Senin, 03 08 2020
 
Sudah Diteken Gubri, Pemprov Riau Ajukan Surat Pemberhentian Sementara Amril Mukminin ke Mendagri
Rabu, 01 Juli 2020 - 20:02:40 WIB

PEKANBARU - Sesuai peraturan, Pemerintah Provinsi Riau telah mengirimkan surat pengajuan pemberhentian sementara Bupati Bengkalis Amril Mukminin, kepada Menteri Dalam Negeri.

Asisten I Setdaprov Riau, Ahmad Syah Harrofie, menjelaskan, usulan diberhentikan sementara Amril Mukminin, berdasarkan pasal 83 tahun 2004. Dimana jika ada pejabat atau kepala daerah yang sudah masuk ranah hukum dan masuk persidangan bisa diberhentikan sementara.

“Untuk bupati Bengkalis baru usulan diberhentikan sementara. Usulan ini berdasarkan peraturan, bila telah melakukan persidangan harus dilakukan pemberhentian sementara. Saat ini pimpinan di Bengkalis masih dijabat oleh Plh,” ujar Ahmadsyah, Rabu (1/7/2020).

Dijelaskan mantan Pj Bupati Bengkalis ini, surat pengajuan pemberhantian sudah diteken Gubernur dan dikirimkan hari ini. Selanjutnya Mendagri yang akan mengeluarkan SK pemberhentian sementara, dan menentukan keputusan siapa yang akan ditunjuk sebagai penggantinya.

“Setelah (surat) turun dari menteri baru ada langkah lainnya. Sekarang ini Wakil Bupati tak di tempat, status Plh masih dijabat Sekda, setelah keluar keputusan apakah nanti Plh diperpanjang atau ada pejabat dari provinsi yang akan ditunjuk sebagai Penjabat,” jelasnya.

“Sekarang Wakil Bupati Muhammad, tidak melaksanakan tugas. Sekarang Plh bisa saja melakukan kebijakan strategis, bisa, misalnya tandatangan hukum, peraturan Bupati, Perda, LKPJ dan lainnya sesuai petunjuk dari Mendagri,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, Bupati Bengkalis Amril Mukminin telah disidangkan atas kasus dugaan korupsi, dan dalam surat dakwaan di pengadilan, Amril Mukminin selaku Bupati Bengkalis menerima hadiah berupa uang secara bertahap sebesar 520 ribu dolar Singapura atau setara Rp5,2 miliar melalui ajudannya, Azrul Nor Manurung. Uang itu, diterima terdakwa dari Ichsan Suadi, pemilik PT Citra Gading Asritama (CGA) yang diserahkan lewat Triyanto, pegawai PT CGA sebagai commitment fee dari pekerjaan proyek multiyear pembangunan Jalan Duri–Sei Pakning.

Selain itu, selaku anggota DPRD Bengkalis 2014 -2019, dan Bupati Bengkalis 2016-2021 telah menerima gratifikasi berupa uang setiap bulannya dari pengusaha sawit di Negeri Sri Junjungan. Dari pengusaha Jonny Tjoa sebesar Rp12.770.330.650 dan dari Adyanto sebesar Rp10.907.412.755.(f/ckck




 
Berita Lainnya :
  • Sudah Diteken Gubri, Pemprov Riau Ajukan Surat Pemberhentian Sementara Amril Mukminin ke Mendagri
  •  
    Komentar Anda :

     
    Terpopuler +
    01 Paskhas TNI AU Bubarkan Massa yang Tolak Neno Warisman di SSK II Pekanbaru
    02 53 Orang Meninggal Akibat Bencana Banjir dan Longsor Jabodetabek
    03 Danau Rusa yang Indah dan Alami Kini Jadi Destinasi Wisata Baru di Kampar
    04 Syamsurizal-Zaini Mendaftar ke KPU Riau
    05 Pemprov Riau Rampingkan OPD, ''Gemuk'' dan Sedikit Kerja Dipangkas
    06 Ditemukan Jejak Harimau Dekat Pemukiman di Pariaman
    07 Tolak Klaim Cina, Indonesia Kirim Tambahan Kapal Perang ke Natuna
     
     
     
     
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2017 toRiau, all rights reserved