Pilihan Editor ⋅ Galeri Foto ⋅ Advertorial ⋅ Foto Peristiwa ⋅ Popular
  Jum'at, 03 Juli 2020
 
Dideportasi Malaysia Lewat Dumai, TKI Bermasalah Ini Tanpa Uang dan Harta Benda
Rabu, 04 Desember 2019 - 12:39:50 WIB

DUMAI - Sebanyak 53 orang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang bermasalah dideportasi oleh pemerintah Malaysia melalui Kota Dumai, Riau. TKI tersebut mayoritas berasal dari Provinsi Sumatera Utara.

Menurut Koordinator Pos Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (P4TKI) Dumai, Humisar Saktipan Viktor Siregar, mereka yang dideportasi merupakan pekerja yang bermasalah. Mereka juga sudah menjalani hukuman penjara, atau naik ke mahkamah istilah di Malaysia.

"Malaysia mendeportasi mereka dengan kapal feri dari rumah detensi imigrasi Depot Lenggeng, Negeri Sembilan, Malaysia, dan tiba di Pelabuhan Dumai pada Selasa (3/12/2019)," kata Humisar.

Setibanya di Dumai, mereka langsung dikumpulkan di kantor P4TKI untuk menjalani pemeriksaan. TKI ada yang dideportasi swadaya atas kemauan dan biaya sendiri maupun dari pihak keluarga pekerja di Indonesia.

"Mereka sudah jalani hukuman penjara, dikembalikan ke Depot Imigrasi Lengging dan mereka yang miliki biaya baru bisa dipulangkan ke Indonesia. Sebenarnya ada dua jalur, yakni dengan feri debarkasi ke Pelabuhan Dumai, dan ada jalur udara ke Bandara Kualanamu, Sumatera Utara dan Bandara Juanda, Surabaya," kata Humisar.

Para TKI ketika dideportasi tidak membawa harta benda dan paspor. Mereka masuk ke Indonesia menggunakan dokumen SPLP (Surat Perjalanan Laksana Paspor).

"Informasi dari mereka (TKI), harta benda mereka sewaktu ditangkap rata-rata tidak dikembalikan, baik berupa barang maupun uang," kata Humisar.***/nai





 
Berita Lainnya :
  • Dideportasi Malaysia Lewat Dumai, TKI Bermasalah Ini Tanpa Uang dan Harta Benda
  •  
    Komentar Anda :

     
    Terpopuler +
    01 Paskhas TNI AU Bubarkan Massa yang Tolak Neno Warisman di SSK II Pekanbaru
    02 53 Orang Meninggal Akibat Bencana Banjir dan Longsor Jabodetabek
    03 Danau Rusa yang Indah dan Alami Kini Jadi Destinasi Wisata Baru di Kampar
    04 Syamsurizal-Zaini Mendaftar ke KPU Riau
    05 Pemprov Riau Rampingkan OPD, ''Gemuk'' dan Sedikit Kerja Dipangkas
    06 Ditemukan Jejak Harimau Dekat Pemukiman di Pariaman
    07 Tolak Klaim Cina, Indonesia Kirim Tambahan Kapal Perang ke Natuna
     
     
     
     
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2017 toRiau, all rights reserved