Pilihan Editor ⋅ Galeri Foto ⋅ Advertorial ⋅ Foto Peristiwa ⋅ Popular
  Jum'at, 07 08 2020
 
Pertikaian Hak Atas Tanah, 14 Warga Desa Tewas Ditembak Seorang Pria
Kamis, 30 Juli 2020 - 11:26:41 WIB
Ilustrasi

Kogi - Diduga karena pertikaian lama menyangkut hak atas kepemilikan tanah, seorang pria mengamuk dan menembaki warga desa dengan senjata api (senpi). Dalam peristiwa ini, 14 orang tewas dan enam orang luka serius.



Peristiwa ini terjadi di Negara Bagian Kogi, Nigeria.



Seperti dilansir AFP, Kamis (30/7/20), penembakan itu terjadi di malam hari di area desa Koton-Karfe. Selain korban tewas, penembakan tersebut juga mengakibatkan 6 orang terluka serius.



"Saya ada di sana dan saya adalah bagian dari orang-orang yang mengambil beberapa mayat yang sedang kita bicarakan," kata Komisaris Polisi Negara Bagian, Ede Ayuba.



Ede menyebut 13 orang tewas berasal dari keluarga yang sama. Menurutnya hanya ada seorang anggota keluarga yang selamat dari pembantaian itu.



"Dalam keluarga itu, hanya satu orang yang selamat. Pamannya, ibunya, istri pamannya, adik laki-lakinya, istri kakak laki-lakinya, istrinya dan semua anak-anaknya terbunuh," ucapnya.



Ede mengatakan saat ini pihaknya tengah menyelidiki peristiwa penembakan tersebut. Dia menduga pertikaian lama terkait hak atas tanah adalah motif yang melatarbelakangi insiden itu. (man)





Sumber: detik.com




 
Berita Lainnya :
  • Pertikaian Hak Atas Tanah, 14 Warga Desa Tewas Ditembak Seorang Pria
  •  
    Komentar Anda :

     
    Terpopuler +
    01 Paskhas TNI AU Bubarkan Massa yang Tolak Neno Warisman di SSK II Pekanbaru
    02 53 Orang Meninggal Akibat Bencana Banjir dan Longsor Jabodetabek
    03 Danau Rusa yang Indah dan Alami Kini Jadi Destinasi Wisata Baru di Kampar
    04 Syamsurizal-Zaini Mendaftar ke KPU Riau
    05 Pemprov Riau Rampingkan OPD, ''Gemuk'' dan Sedikit Kerja Dipangkas
    06 Ditemukan Jejak Harimau Dekat Pemukiman di Pariaman
    07 Tolak Klaim Cina, Indonesia Kirim Tambahan Kapal Perang ke Natuna
     
     
     
     
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2017 toRiau, all rights reserved