Pilihan Editor ⋅ Galeri Foto ⋅ Advertorial ⋅ Foto Peristiwa ⋅ Popular
  Jum'at, 03 Juli 2020
 
Presiden Jokowi Beri Grasi untuk Mantan Gubri Annas Maamun
Selasa, 26 November 2019 - 15:46:30 WIB
Annas Maamun

JAKARTA - Presiden Jokowi memberikan grasi kepada Mantan Gubernur Riau (Gubri) Annas Maamun, terpidana korupsi dengan dipotong masa pidananya, dari tujuh menjadi enam tahun.

Menurut Kabag Humas Ditjen PAS Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Ade Kusmanto, Presiden Jokowi memberikan keringanan masa penjara kepada mantan Guberi tersebut pada 25 Oktober.

“Grasi yang diberikan Presiden Jokowi berupa pengurangan lamanya masa pidana,” kata Ade  Selasa (26/11/2019). Tetapi grasi tersebut tak membuat politikus Partai Golkar tersebut bebas seketika.

Karena kata Ade, menengok catatan pemidaan terhadap Annas Maamun, masih ada satu tahun lagi masa penjara atau sampai tanggal 3 Oktober 2020 mendatang.

"Penetapan grasi Annas tertuang dalam Keputusan Presiden Nomor 23/G 2019. Namun Annas masih diwajibkan membayar vonis pidana denda senilai Rp 200 juta," kata Ade.

Angka tersebut sesuai dengan vonis hakim sebagai pidana tambahan. Grasi, tak mengurangi nilai pidana subsider tersebut. Karena si terpidana, sudah membayar vonis dendanya, pada 11 Juli 2016.

Majelis Hakim PN Tipikor pada tahun 2015 memvonis Annas bersalah melakukan pidana korupsi suap untuk mengalihkan fungsi lahan hutan di Provinsi Riau. Kerugian negara atas pengalihan fungsi lahan itu, mencapai Rp 5 miliar. Ia dipenjara selama enam tahun di Lembaga Pemasyarakatan Suka Miskin, Bandung, Jawa Barat.***




 
Berita Lainnya :
  • Presiden Jokowi Beri Grasi untuk Mantan Gubri Annas Maamun
  •  
    Komentar Anda :

     
    Terpopuler +
    01 Paskhas TNI AU Bubarkan Massa yang Tolak Neno Warisman di SSK II Pekanbaru
    02 53 Orang Meninggal Akibat Bencana Banjir dan Longsor Jabodetabek
    03 Danau Rusa yang Indah dan Alami Kini Jadi Destinasi Wisata Baru di Kampar
    04 Syamsurizal-Zaini Mendaftar ke KPU Riau
    05 Pemprov Riau Rampingkan OPD, ''Gemuk'' dan Sedikit Kerja Dipangkas
    06 Ditemukan Jejak Harimau Dekat Pemukiman di Pariaman
    07 Tolak Klaim Cina, Indonesia Kirim Tambahan Kapal Perang ke Natuna
     
     
     
     
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2017 toRiau, all rights reserved