Pilihan Editor ⋅ Galeri Foto ⋅ Advertorial ⋅ Foto Peristiwa ⋅ Popular
  Senin, 16 Desember 2019
 
Presiden Ingatkan Pelaku Usaha Mikro Jangan Terjerat Rentenir
Jumat, 29 November 2019 - 17:24:32 WIB

TERKAIT:
 
  • Presiden Ingatkan Pelaku Usaha Mikro Jangan Terjerat Rentenir
  •  

    JAKARTA - Presiden Jokowi meninjau  program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) di Kabupaten Subang, Provinsi Jawa Barat, dan mengingatkan mereka agar tidak terjerat hutang pada rentenir.

    “Saya ingatkan jangan sampai ada yang masuk ke rentenir, hati-hati, jangan,” kata Presiden.

    Presiden Jokowi juga menyempatkan untuk berkeliling dan berdialog di stan pameran usaha mikro yang dikelola para penerima program yang diinisiasi oleh BUMN PT Permodalan Nasional Madani (PNM).

    Dalam sambutannya, Presiden Jokowi mengingatkan para nasabah untuk menjaga kepercayaan yang telah diberikan kepada mereka. Karena, menurutnya, jika kepercayaan telah rusak, para nasabah ini akan kesulitan untuk meminjam uang di kemudian hari.

    "Oleh sebab itu, dijaga kepercayaan itu. Kalau dapat pinjaman Rp4 juta, gunakan seluruhnya untuk modal kerja. Gunakan semuanya untuk modal usaha. Jangan sampai, 'Waduh ini ada baju bagus, hanya Rp200 ribu', beli, nah ini mulai," kata Presiden Jokowi.

    Presiden juga mengimbau para nasabah yang sebagian besar ibu-ibu ini untuk membiasakan diri menabung jika masih ada uang sisa setelah membayar cicilan.

    "Kalau anak-anak mulai sekolah, bisa sedikit dipakai untuk sekolah anak," ujarnya.

    Di samping itu, Kepala Negara juga mengingatkan para nasabah untuk disiplin dalam mengangsur cicilannya. Untuk itu, ia berharap para nasabah bisa menyisihkan uang setiap harinya agar saat tiba waktu membayar cicilan, uangnya sudah siap.

    Kepada para nasabah, Presiden juga mengingat agar tidak menggunakan uang pinjaman dari Mekaar untuk membeli hal-hal lain di luar usaha. Ia mempersilakan nasabah menggunakan uangnya untuk membeli motor jika motor tersebut dipakai untuk usaha, seperti yang dilakukan oleh Ibu Enu, salah seorang nasabah Mekaar yang berdialog dengan Presiden.

    "Nah, hati-hati ya dibelikan motor enggak apa-apa tapi itu motor untuk bekerja. Motor tadi untuk dagang, boleh. Tapi kalau motor untuk gagah-gagahan, tidak boleh. Hati-hati jangan sampai dapat pinjaman dipakai untuk uang muka beli motor, nyicil ke Mekaar enggak bisa, nyicil ke dealer enggak bisa, semuanya ditarik," ujar Presiden Jokowi.

    Di akhir dialog, Presiden menjelaskan bahwa para nasabah ini nantinya bisa "naik kelas" dan mendapatkan pinjaman lebih besar melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari BRI.

    "Kalau sudah belajar mengelola uang Rp2 juta, Rp4 juta, Rp5 juta, Rp8 juta, langsung naik dapat Rp20 juta. Tapi memang harus kalau terbiasa disiplin, berapa pun juga sama saja sebetulnya. Sekali lagi asal kita disiplin tepat waktu dalam mengangsur," tandasnya.***/ril






     
    Berita Lainnya :
  • Presiden Ingatkan Pelaku Usaha Mikro Jangan Terjerat Rentenir
  •  
    Komentar Anda :

     
    Terpopuler +
    01 Paskhas TNI AU Bubarkan Massa yang Tolak Neno Warisman di SSK II Pekanbaru
    02 Syamsurizal-Zaini Mendaftar ke KPU Riau
    03 Danau Rusa yang Indah dan Alami Kini Jadi Destinasi Wisata Baru di Kampar
    04 Pemprov Riau Rampingkan OPD, ''Gemuk'' dan Sedikit Kerja Dipangkas
    05 Kasus Bully Siswi SMAN 1 Bangkinang Berujung Bunuh Diri, Begini Catatan KPAI
    06 Kadis PMD Kampar Tewas dalam Kecelakaan Maut di Ruas Jalan Koto Panjang
    07 Tim Seleksi Panwas Buka Pendaftaran Anggota Buat Perhelatan Pilkada 2018
     
     
     
     
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2017 toRiau, all rights reserved