Pilihan Editor ⋅ Galeri Foto ⋅ Advertorial ⋅ Foto Peristiwa ⋅ Popular
  Selasa, 04 08 2020
 
Hadiri Haul Masyayikh II, Gubri Andi Ajak Warga Nahdiyin Kuansing Jaga Kekompakan
Kamis, 19 Oktober 2017 - 12:01:26 WIB
Arsyadjuliandi Rachman.

toRiau-Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman menghadiri Haul Masyayikh II Himpunan Alumni Pondok Pesantren se-Riau Daratan serta Tablig Akbar 10 Muharam 1439 Hijriah, di Mesjid Baitul Haq, Desa Bumi Mulia, Kecamatan Logas Tanah Darat, Kuantan Singingi (Kuansing),

Hadir pada kesempatan ini, Bupati Kuansing Mursini, Rois Syuriah PWNU Yogyakarta KH Ahmad Muwafiq, mantan Bupati Kuansing Sukarmis, tokoh agama, tokoh masyarakat tempatan serta ribuan para santri dan warga nahdiyin (NU) yang memenuhi halaman Mesjid Baitul Haq.

"Kepada santri dan warga nahdiyin agar menjaga kekompakan, kemanan, kenyamanan untuk melanjutkan pembangunan ke depan," ajak Gubri Andi. Dipaparkan Gubri, Provinsi Riau diharapkan pusat bisa tumbuh berkembang berkontribusi terhadap pembangunan nasional. Diantaranya bagaimana menurunkan angka kemiskinan serta mewujudkan pembangunan.

Karena itu untuk mewujudkannya, kepada masyarakat khususnya para santri dan warga nahdiyin diharapkan menjadi pelopor menjaga persatuan dan persatuan. Menjadi contoh dalam keragaman, mewujudkan Islam sebagai agama rahmatan lilalamin.

Gubri Andi juga mengulas soal pertemuan menyerap aspirasi bersama masyarakat tempatan. Dimana banyak keluhan dan harapan terkait infrastruktur, pertanian yang dirasakan masih belum optimal.

"Tadi saya sudah mendengarkan aspirasi mengenai pembangunan dalam infrastruktur, pertanian. Jadi serhakan dan percayakan kepada kami pemerintah. Mudahan dengan kepercayaan itu, kami akan dapat melanjutkan pembanguannam Riau ke depan," jelas Gubri.

Pada acara Haul Masyayikh II Himpunan alumni Pondok Pesantren se-Riau Daratan serta tablik akbar 10 muharam 1439 Hijriah ini, Andi memberikan bingkisan berupa uang untuk warga nahdiyin sebesar Rp35 juta.

Gubri juga menyerahkan bibit tanaman seperti klengkeng, rambutan, durian montong. "Mungkin bapak sudah ada punya, tapi yang belum nanti bisa diberikan," sambungnya.

Bupati Kuansing Mursini juga tak mau ketinggalan dengan menyumbangkan uang sebesar Rp5 juta. Hanya saja Mursini terlebih dahulu pamit, tak bisa menghadiri acara sampai selesai, karena harus segera bertolak ke Padang, Sumatera Barat untuk melakukan nota kesepahaman bersama Universitas Andalas (Unand).

Kegiatan religi ini kemudian ditutup dengan mendengarkan tausiah dari Rois Syuriah PWNU Yogyakarta KH Ahmad Muwafiq. Ulama NU dari kota pelajar ini banyak berbicara sejarah Islam dan memberikan spirit kepada santri dan warga nahdiyin. Pertemuan itu juga dihadiri anggota DPRD Riau Yulisman, mantan Bupati Kuansing Sukarmis, tokoh masyarakat Jawa Jakiman. (mcr/adm)





 
Berita Lainnya :
  • Hadiri Haul Masyayikh II, Gubri Andi Ajak Warga Nahdiyin Kuansing Jaga Kekompakan
  •  
    Komentar Anda :

     
    Terpopuler +
    01 Paskhas TNI AU Bubarkan Massa yang Tolak Neno Warisman di SSK II Pekanbaru
    02 53 Orang Meninggal Akibat Bencana Banjir dan Longsor Jabodetabek
    03 Danau Rusa yang Indah dan Alami Kini Jadi Destinasi Wisata Baru di Kampar
    04 Syamsurizal-Zaini Mendaftar ke KPU Riau
    05 Pemprov Riau Rampingkan OPD, ''Gemuk'' dan Sedikit Kerja Dipangkas
    06 Ditemukan Jejak Harimau Dekat Pemukiman di Pariaman
    07 Tolak Klaim Cina, Indonesia Kirim Tambahan Kapal Perang ke Natuna
     
     
     
     
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2017 toRiau, all rights reserved