Pilihan Editor ⋅ Galeri Foto ⋅ Advertorial ⋅ Foto Peristiwa ⋅ Popular
  Selasa, 04 08 2020
 
Perlunya Manajemen Pengelolaan Wisata di Kuansing Guna Memancing PAD
Kamis, 09 November 2017 - 10:17:34 WIB
Air terjun tujuh tingkat di Kuansing.

toiRiau-Sektor pariwisata Kabupaten Kuantan Singingi dapat mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan perekonomian masyarakat setempat jika terkelola secara optimal oleh semua pihak terkait.

"Pemerintah memiliki target PAD dari objek wisata, potensi yang ada harus diperhatikan," kata Dosen Universitas Islam Kuantan Singingi Nariman Hadi.

Ia mengatakan, puluhan objek wisata lokal yang sudah dikenal secara nasional berada di sejumlah kecamatan memiliki nilai strategis, mudah dijangkau, biaya ringan dan kondisi masyarakat sangat mendukung adalah sumber daya.

Masyarakat bukan saja telah menyampaikan aspirasi kepada semua pihak yang berperan dan instansi terkait terhadap perlunya manajemen pengelolaan objek pariwisata secara menyeluruh agar perkembangan semakin baik tetapi juga ikut andil didalamnya. "Guruh gemurai, objek wisata religi, danau kari, taman hutan lindung adalah potensi PAD," sebutnya.

Menurut dia, ke depan diyakini kunjungan wisatawan luar daerah akan semakin besar menuju Kuansing, tokoh besar Riau pun akan datang karena Kuansing banyak memiliki sejarah yang menarik, unik, seperti ada Tokoh Pendiri Provinsi Riau Buya Makrifat Mardjani, Candi, Silat yang sudah dkenal luas serta festival jalur yang digelar setiap tahun.

Kepala Badan Pendapatan Daerah ( Bapenda ) Kuansing Hendra mengatakan, tahun 2017 memiliki target PAD dari pariwisata khususnya dari restribusi masuk ke kawasan objek wisata air terjun Guruh Gemurai ditetapkan sebesar Rp100 juta, hingga bulan Oktober sudah terealisasi sekitar Rp70 Juta.

Animo masyarakat yang haus tempat hiburan dan wisata membuat mereka tetap mengunjungi objek wisata air terjun Guruh Gemurai, baik dari Kuansing maupun dari luar Kuansing, walaupun hingga saat ini kondisi objek wisata ini demikian  memprihatinkan dan tanpa pernah ada upaya menambah wahana permainan baru untuk menambah animo kedatangan pengunjung. " Kalau untuk PAD objek wisata terus tercapai targetnya," kata Hendra.

Ditambahkannya, untuk mencapai target PAD baru bisa melakukan pemungutan restribusi di objek wisata Guruh Gemurai misalnya, karena itu menjadi andalan daerah, selain festival pacu jalur, bagu begondang, panen ikan adalah potensi meningkatkanperekonomian masyarakat. " Selain itu PAD dari dari hotel dan restoran juga akan meningkat," ujarnya. (*)

sumber:antarariau






 
Berita Lainnya :
  • Perlunya Manajemen Pengelolaan Wisata di Kuansing Guna Memancing PAD
  •  
    Komentar Anda :

     
    Terpopuler +
    01 Paskhas TNI AU Bubarkan Massa yang Tolak Neno Warisman di SSK II Pekanbaru
    02 53 Orang Meninggal Akibat Bencana Banjir dan Longsor Jabodetabek
    03 Danau Rusa yang Indah dan Alami Kini Jadi Destinasi Wisata Baru di Kampar
    04 Syamsurizal-Zaini Mendaftar ke KPU Riau
    05 Pemprov Riau Rampingkan OPD, ''Gemuk'' dan Sedikit Kerja Dipangkas
    06 Ditemukan Jejak Harimau Dekat Pemukiman di Pariaman
    07 Tolak Klaim Cina, Indonesia Kirim Tambahan Kapal Perang ke Natuna
     
     
     
     
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2017 toRiau, all rights reserved