Pilihan Editor ⋅ Galeri Foto ⋅ Advertorial ⋅ Foto Peristiwa ⋅ Popular
  Selasa, 04 08 2020
 
Kuansing Minta Pusat Bebaskan 9 Desa di Tesso Nilo
Selasa, 20 Maret 2018 - 17:27:13 WIB
Tesso Nilo.

toRiau-Bupati Kabupaten Kuansing Mursini meminta kepada pemerintah pusat agar sembilan desa yang berada di dalam kawasan hutan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) dibebaskan.

"Ini penting untuk Kuansing," kata Kepala Bagian Humas dan protokoler pemerintah Kuansing Muradi di Teluk Kuantan, Selasa (20/3). Dikatakan, permintaan tersebut sudah disampaikan kepada pihak Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) dalam Rapat Koordinasi (Rakor) pembahasan soal kepunahan hutan TNTN di Jakarta yang juga dihadiri sejumlah petinggi Kuansing.

Mursini menyebutkan, wilayah desa yang masuk ke dalam kawasan TNTN tersebut berada di wilayah Kecamatan Kuantan Hilir, jika mendapat persetujuan maka bisa berguna untuk sejumlah kepentingan dan kesejahteraan masyarakat."Jika ini berhasil maka kawasan tersebut bisa lebih bermanfaat," ujarnya.

Seperti diketahui, Taman Nasional Tesso Nilo merupakan hutan negara yang berada di dalam wilayah empat kabupaten yakni Kampar, Kuansing, Indragiri Hulu dan Pelalawan. Kawasan itu sering dimanfatkan untuk kepentingan survei, penelitian dan perlindungan satwa.

Dalam Rakor tersebut Menteri LHK Siti Nurbaya, menyebutkan ada beberapa langkah akan disiapkan oleh pemerintah untuk memulihkan TNTN yang semakin hari semakin punah. Salah satunya diambil adalah pihak Kementerian LHK bersama aparat segera mengambil tindakan tegas kepada para cukong-cukong sawit dari luar daerah itu menguasai lahan dengan cara ilegal.

"Kementerian juga akan mengubah fungsi lahan masyarakat yang masuk dalam kawasan TNTN menjadi kawasan hutan sosial dan kawasan permukiman," jelasnya. Masyarakat Kuansing berharap semua hutan dan lahan yang berada di kawasan hutan lindung didata dan diukur ulang, karena banyak aktivitas ilegal di daerah tersebut yang merugikan negara maupun Kuantan Singingi.

"Masyarakat banyak memanfaatkan kawasan untuk kebun sawit," ujar salah satu warga. Menurutnya, terindikasi sejumlah kawasan hutan lindung yang berada di perbatasan kabupaten maupun provinsi dikelola pemilik modal untuk berkebun sawit tanpa mengantongi izin yang lengkap.  (*)

sumber:antarariau




 
Berita Lainnya :
  • Kuansing Minta Pusat Bebaskan 9 Desa di Tesso Nilo
  •  
    Komentar Anda :

     
    Terpopuler +
    01 Paskhas TNI AU Bubarkan Massa yang Tolak Neno Warisman di SSK II Pekanbaru
    02 53 Orang Meninggal Akibat Bencana Banjir dan Longsor Jabodetabek
    03 Danau Rusa yang Indah dan Alami Kini Jadi Destinasi Wisata Baru di Kampar
    04 Syamsurizal-Zaini Mendaftar ke KPU Riau
    05 Pemprov Riau Rampingkan OPD, ''Gemuk'' dan Sedikit Kerja Dipangkas
    06 Ditemukan Jejak Harimau Dekat Pemukiman di Pariaman
    07 Tolak Klaim Cina, Indonesia Kirim Tambahan Kapal Perang ke Natuna
     
     
     
     
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2017 toRiau, all rights reserved