Pilihan Editor ⋅ Galeri Foto ⋅ Advertorial ⋅ Foto Peristiwa ⋅ Popular
  Senin, 03 08 2020
 
Peletakan Batu Pertama SDIT Latahzan, Bupati Mursini: Semoga Melahirkan Generasi Muda Qurani
Jumat, 07 Juli 2017 - 15:32:46 WIB
Mursini.

toRiau-Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Mursini, melakukan peletakan batu pertama pembangunan Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Latahzan, Desa Pisang Berebus, Kecamatan Gunung Toar, Jumat (7/7).

Turut hadir pada acara ini Wakil Ketua DPRD Kuansing Sardiono yang juga merupakan tokoh masyarakat Gunung Toar, Ketua Yayasan Daifatul Salsabila Surmayanti dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati berharap sekolah yang berada dalam naungan Yayasan Daifatul Salsabila ini dapat melahirkan generasi muda yang qurani.

“Saya merasa berbahagia pada hari ini dapat dapat berjumpa dengan masyarakat Gunung Toar khususnya pengurus Yayasan Daifatul Salsabila dan SDIT Latahzan dalam acara peresmian gedung sekolah ini,” kata Mursini.

Bupati menyebutkan, dalam era globalisasi sekarang ini semua arus informasi berjalan secara cepat tanpa bisa dibendung. Karena itu, kata bupati, para orang tua harus bisa menyaring semua informasi tersebut dengan mempertebal aqidah dan akhlak generasi muda.

“Salah satunya adalah dengan pendidikan agama di SDIT Latahzan ini, sehingga generasi dapat membatasi segala informasi yang tidak baik kepada generasi muda kita,” ujarnya.

Dewasa ini, lanjut Bupati, banyak orang mengatakan bahwa Islam itu sudah mundur. Hal ini, menurut Bupati penyebabnya adalah karena kita meninggalkan ajaran Islam itu sendiri. “Karena ajaran Islam itu sebenarnya tidak pernah ketinggalan, baik dari zaman rasulullah sampai kepada zaman sekarang ini,” ujarnya.

Sekarang ini, kata Bupati, masih ada anak-anak Kuansing yang sekolah di MDA, tetapi tidak pandai membaca Alquran. Karena itu kepada Kepala Kantor Kementerian Agama Kuansing Bupati Mursini berharap untuk sama-sama memikirkannya guna mencari solusi terhadap persoalan ini. “Karena dulu latar belakang didirikannya MDA ini pada tahun 2006 silam adalah untuk mewnciptakan generasi Kuansing yang pandai membaca Alquran,” ujar Bupati lagi.

Ketua Panitia Pembangunan SDIT Latahzan Jamaluddin Arbain, mengatakan pembangunan SDIT Latahzan ini bertujuan untuk mencetak generasi Qurani dan ingin mencetak generasi emas Kuansing di bidang ilmu pengetahuan agama dua dekade ke depan. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Kuansing yang telah banyak berkontribusi terhadap pembangunan SDIT Latahzan ini.

Sementara Ketua Yayasan Daifatul Salsabila Surmayanti, mengungkapkan yayasan ini berdiri sejak tahun 2005 silam dan sudah terdaftar di akta notaris di Kemenkum HAM pada tahun 2010. Selain di bidang pendidikan formal mulai dari TK/PAUD dan kelompok bermain, yayasan ini juga bergerak di ekonomi kreatif dan sudah bekerjasama dengan Dekranasda Kabupaten Kuansing, serta juga di bidang seni (sanggar tari). (kpr/shr)

sumber:kapurnews






 
Berita Lainnya :
  • Peletakan Batu Pertama SDIT Latahzan, Bupati Mursini: Semoga Melahirkan Generasi Muda Qurani
  •  
    Komentar Anda :

     
    Terpopuler +
    01 Paskhas TNI AU Bubarkan Massa yang Tolak Neno Warisman di SSK II Pekanbaru
    02 53 Orang Meninggal Akibat Bencana Banjir dan Longsor Jabodetabek
    03 Danau Rusa yang Indah dan Alami Kini Jadi Destinasi Wisata Baru di Kampar
    04 Syamsurizal-Zaini Mendaftar ke KPU Riau
    05 Pemprov Riau Rampingkan OPD, ''Gemuk'' dan Sedikit Kerja Dipangkas
    06 Ditemukan Jejak Harimau Dekat Pemukiman di Pariaman
    07 Tolak Klaim Cina, Indonesia Kirim Tambahan Kapal Perang ke Natuna
     
     
     
     
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2017 toRiau, all rights reserved