Pilihan Editor ⋅ Galeri Foto ⋅ Advertorial ⋅ Foto Peristiwa ⋅ Popular
  Selasa, 04 08 2020
 
Peninggalan Cagar Budaya,
Rumah Kapiten NG HI TAM Bagansiapiapi Mulai Dipugar Keluarga
Sabtu, 17 Februari 2018 - 21:57:20 WIB
Rumah Kapiten NG HI TAM Jalan Sumatera Laut Gang Kapiten Bagansiapiapi, Rohil

toRiau - Rumah Kapitan NG HI TAM yang berada di Jalan Sumatera Laut Gang Kapiten Kota Bagansiapiapi Kabupaten Rokan Hilir yang dibangun pada pertengahan abad ke-18 atau sekitar tahun 1860-an dan  merupakan peninggalan cagar budaya bagi masyarakat Rohil khususnya suku Tionghoa. 

Rumah Kapiten NG HI TAM yang terletak di Jalan Sumatera Lautan Gang Kapiten Bagansiapiapi tersebut sempat tidak terawat dan kotor. Namun saat ini para pewarisnya sudah terlihat melakukan renovasi terhadap bangunan yang memiliki nilai budaya china dan melayu tersebut.

Salah satu keturunan Kapiten NG HI Tam yang ke-5, Kartono Huang (21) saat ditemui wartawan mengatakan bahwa dirinya bersama orang tuannya yang saat ini menempati rumah tersebut akan melakukan renovasi sedikit demi sedikit.

"Sempat lama tidak terawat dan kotor, tapi saat ini kami dari keluarga yang ada di Bagansiapiapi ini sudah mulai melakukan renovasi sekitar 30 persen terhadap bangunan bekas rumah Kapiten ini. Perlu kehati-hatian untuk merenovasi dan membersihkannya agar keasliannya tidak hilang," kata Kartono Huang, saat ditemui dirumahnya Jalan Kapiten Bagansiapiapi, Sabtu (17/2/2018).

Lanjutnya, kami sebagai cucu Kapiten ingin melestarikan peninggalan nenek moyang ini sebagai cagar budaya di Bagansiapiapi yang nantinya akan banyak dikunjungi wisatawan dari luar maupun lokal," jelasnya.

Hasil pantauan di lokasi, rumah Kapiten NG HI Tam yang dibangun sekitar 160 tahun lalu itu memiliki ornamen khas China dan Melayu dan yang lebih uniknya bangunan rumah yang tidak bercat tersebut terbuat dari kayu yang wangi dan halus.

Dikatakan Kartono juga, bahwa rumah tersebut masih memiliki peninggalan benda-benda antik yang masih tersimpan dengan baik dari mulai piano yang berusia 200 tahun produksi Denmark yang terbuat dari kayu, tempat tidur kayu berukir, seragam kapiten, meja giok, altar kuno serta keramik kuno serta benda kuno lainnya.

"Peninggalan Kapiten masih ada, ada seragamnya, tempat tidur, piano serta meja antik. Namun benda tersebut sebahagian belum bisa dilihatkan kepublik terkait faktor keamanannya," ungkap Kartono.

Selain melakukan renovasi terhadap bangunan leluhurnya secara kontinue, Kartono beserta keluarganya juga akan menjadikan lokasi rumah Kapiten untuk tempat santai berupa coffe shop bagi pengunjung yang ingin menikmati keunikan rumah Kapiten sambil ngopi.

"Untuk mengundang wisatawan, kami akan membuat coffe shop di lokasi rumah peninggalan Kapiten NG HI TAM, agar para pengunjung nantinya dapat beristirahat dan nyantai sambil melihat-lihat keunikan rumah Kapiten sambil minum kopi maupun kuliner khas Bagansiapiapi," jelasnya lagi.

Diharapkannya Pemerintah daerah dapat berpartisipasi dalam melestarikan cagar budaya tersebut, karena peninggalan tersebut tidak hanya milik keluarga Kapiten NG HI TAM saja tapi juga menjadi cagar budaya bagi masyarakat dan Pemerintah Rohil. (irwan)




 
Berita Lainnya :
  • Rumah Kapiten NG HI TAM Bagansiapiapi Mulai Dipugar Keluarga
  •  
    Komentar Anda :

     
    Terpopuler +
    01 Paskhas TNI AU Bubarkan Massa yang Tolak Neno Warisman di SSK II Pekanbaru
    02 53 Orang Meninggal Akibat Bencana Banjir dan Longsor Jabodetabek
    03 Danau Rusa yang Indah dan Alami Kini Jadi Destinasi Wisata Baru di Kampar
    04 Syamsurizal-Zaini Mendaftar ke KPU Riau
    05 Pemprov Riau Rampingkan OPD, ''Gemuk'' dan Sedikit Kerja Dipangkas
    06 Ditemukan Jejak Harimau Dekat Pemukiman di Pariaman
    07 Tolak Klaim Cina, Indonesia Kirim Tambahan Kapal Perang ke Natuna
     
     
     
     
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2017 toRiau, all rights reserved