Pilihan Editor ⋅ Galeri Foto ⋅ Advertorial ⋅ Foto Peristiwa ⋅ Popular
  Minggu, 19 Januari 2020
 
Rafflesia Tuan-Mudae di Agam Sumbar Jadi Perhatian Media di 32 Negara
Minggu, 05 Januari 2020 - 11:40:50 WIB
Wakil Gubernur Sumbar saat meninjau Bunga Rafflesia Tuan Mudae di Agam
TERKAIT:
 
  • Rafflesia Tuan-Mudae di Agam Sumbar Jadi Perhatian Media di 32 Negara
  •  

    AGAM - Bunga Rafflesia Tuan-mudae terbesar di dunia yang mekar di Marambuang, Nagari Baringin, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, mendapatkan perhatian dan ekspos dari media massa di 32 negara dunia.

    Menurut Ade Putra, Pengendali Ekosistem Hutan Balai Konservasi Sumber Daya Alam Resor Agam, 32 negara termasuk negara besar seperti Prancis, Amerika Serikat, Inggris, Arab Saudi, China, Malaysia, Australia, Luksemburg, India, Vietnam, Malaysia, Afrika Selatan.

    "Berita bunga rafflesia itu dimuat oleh kantor berita negara tersebut dan media lokal. Bahkan kantor berita ketiga terbesar di dunia ikut memberitakan seperti, Kantor Berita Agence France-Presse (AFF) dan termasuk Daily Mail," kata Ade.

    Menurut Ade, hal pemberitaan media di 32 negara tentang rafflesia ini diketahui dari mahasiswa Indonesia yang sedang kuliah di Inggris. Mendapat informasi tersebut, pihaknya mencari kata kunci biggest bloom: 'World's largest' flower di pencarian google sehingga menemukan berita yang dimuat di berbagai media di dunia bahkan ada yang tidak diketahui bahasanya.

    "Satu persatu media itu saya cari di wikipedia dan menemukan negara asalnya," kata Ade.

    Sebelumnya, memang ada wartawan dari Kantor Berita Agence France-Presse (AFF) yang menghubungi pihaknya pada Jumat (3/1/2020).

    Bunga yang dilindungi oleh Undang-undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistimnya mekar sempurna pada Rabu (1/1/2020). Berdasarkan hasil pengukuran bunga itu memiliki diameter 111 centimeter atau terbesar di dunia dan memecahkan rekor terbesar Bunga Rafflesia Tuan-mudae sebelumnya yang mekar di lokasi itu dengan diameter 107 centimeter pada 2017.

    Saat itu, bunga tersebut merupakan yang terbesar di dunia dan ini berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh Ahli dan Peneliti Tumbuhan Rafflesia Universitas Bengkulu Dr Agus Susatya.

    Di lokasi itu, tambahnya pernah ditemukan sekitar 43 knop dan saat ini hanya tinggal lima knop karena sudah mekar.

    "Hampir tiap bulan bunga itu mekar di lokasi yang merupakan Hutan Cagar Alam Maninjau. Keberadaan bunga itu ditemukan pertama oleh warga sekitar saat membersihkan saluran air beraih pada 2017," kata Ade.***/sumber: Antara





     
    Berita Lainnya :
  • Rafflesia Tuan-Mudae di Agam Sumbar Jadi Perhatian Media di 32 Negara
  •  
    Komentar Anda :

     
    Terpopuler +
    01 Paskhas TNI AU Bubarkan Massa yang Tolak Neno Warisman di SSK II Pekanbaru
    02 Syamsurizal-Zaini Mendaftar ke KPU Riau
    03 Danau Rusa yang Indah dan Alami Kini Jadi Destinasi Wisata Baru di Kampar
    04 Pemprov Riau Rampingkan OPD, ''Gemuk'' dan Sedikit Kerja Dipangkas
    05 Kasus Bully Siswi SMAN 1 Bangkinang Berujung Bunuh Diri, Begini Catatan KPAI
    06 Kadis PMD Kampar Tewas dalam Kecelakaan Maut di Ruas Jalan Koto Panjang
    07 Tim Seleksi Panwas Buka Pendaftaran Anggota Buat Perhelatan Pilkada 2018
     
     
     
     
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2017 toRiau, all rights reserved