Pilihan Editor ⋅ Galeri Foto ⋅ Advertorial ⋅ Foto Peristiwa ⋅ Popular
  Jumat, 25 Juni 2021
 
Peneliti Temukan Fakta Baru, Virus Corona Ternyata Bisa Picu Masalah Telinga
Sabtu, 25 Juli 2020 - 10:44:55 WIB

TERKAIT:
 
 

JAKARTA - Baru-baru ini, sebuah studi menemukan ada kondisi lain yang berpotensi menjadi gejala virus Corona baru. Gejala baru tersebut dicurigai membuat pasien Corona mengalami gangguan pada telinga atau kemampuan pendengaran.

Dikutip dari Daily Star, tiga pasien di Fakultas Kedokteran Johns Hopkins diuji dalam penelitian tersebut. Penelitian yang dipublikasikan di JAMA Otolaryngology - Head & Neck Surgery menemukan dua pasien dari ketiganya dilaporkan memiliki virus Corona, ditemukan di telinga mereka.

Berdasarkan penelitian tersebut, gejala Corona ini menginfeksi tulang mastoid, salah satu tulang di tengkorak yang posisinya mengelilingi telinga bagian tengah dan bagian dalam. Fungsi tulang ini sebenarnya untuk melindungi struktur dalam telinga dan melindungi tengkorak ketika ada risiko terjadinya cedera.

Temuan ini mendesak para dokter untuk memeriksa telinga seseorang yang menunjukkan gejala Corona. Penelitian yang dipublikasikan di JAMA Otolaryngology - Head & Neck Surgery, mengambil spesimen dalam telinga menggunakan penyeka.

Dua dari tiga pasien yang dites, dinyatakan positif Corona dari temuan di mastoid atau telinga tengah. Seorang wanita berusia 80-an, hanya memiliki virus di telinga tengah kanan, sedangkan pria berusia 60-an memiliki virus di mastoid kiri dan kanan, serta di telinga tengah kiri dan kanannya. Menurut penelitian sebelumnya, virus Corona dikaitkan dengan infeksi telinga atau masalah di telinga.

"Identifikasi virus hidup dari peradangan di telinga tengah akan memiliki implikasi bagi ahli bedah dan staf," tulis salah satu peneliti.

Namun, para peneliti mengatakan gangguan pada telinga tidak selalu dipastikan sebagai gejala Corona yang pasti karena berawal dari penelitian yang sangat kecil. "Tetapi hubungan mastoid, telinga tengah, dengan SARS-CoV-2 tidak selalu menyiratkan gejala penyakit saat ini atau masa depan," jelas para peneliti.

April lalu, sebuah studi menemukan virus Corona COVID-19 memiliki dampak pada telinga tepatnya di area belakang gendang telinga. Kondisi telinga disebut menjadi meradang karena terinfeksi Corona.

Sebuah studi terpisah beberapa waktu lalu juga menyebut dari 20 pasien tanpa gejala, tanpa riwayat gangguan pendengaran ditemukan bahwa kemampuan pendengaran mereka memburuk setelah infeksi Corona berlalu.(f/int)





 
Berita Lainnya :
 
Komentar Anda :

 
Terpopuler +
01 Pengunjung Padati Lapas Bengkalis Sempena Idul Fitri
02 Dua Pasien Positif Covid-19 di Inhil Dinyatakan Sembuh, 4 Masih Dirawat
03 Spirit Ramadhan Bagi Kaum Ibu
04 Diduga Tabung Gas Meledak, Rumah Warga Desa Kepenuhan Timur Ludes
05 Begini Trik Berpuasa Bagi Penderita Hipertensi
06 Harga Jual dan Buyback Emas Antam Naik Rp 6.000 per Gram
07 Prediksi Final Liga Champions, Juventus Vs Real Madrid
 
 
 
 
Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
© 2016-2020 toRiau, all rights reserved