Pilihan Editor ⋅ Galeri Foto ⋅ Advertorial ⋅ Foto Peristiwa ⋅ Popular
  Jumat, 25 Juni 2021
 
Perubahan SOTK Bikin Laporan LPPD Siak Rada Terkendala
Kamis, 10 Agustus 2017 - 17:11:41 WIB
Rapat Pemuktahiran Data Pemkab Siak.

toRiau-Pemerintah Kabupaten Siak masih merampungkan data guna Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) sebelum Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Tahun 2017 digelar.

"Yang menjadi persoalan, belum lengkapnya data-data dari para OPD. Dikarenakan adanya perubahan SOTK dan pembubaran beberapa instansi seperti Dinas Kehutanan, dan Dinas Sumber Daya Mineral dan Energi," ujar Pelaksana Tugas Asisten I Setdakab Siak L Budhi Yuwono, saat Rapat Pemuktahiran Data dokumen pendukung indek kinerja LPPD dan profil inovasi daerah Kabupaten Siak di Ruang Raja Indra Pahlawan Kantor Bupati Siak.

Budhi mengatakan, rapat kali ini dilakukan untuk melengkapi data dari masing-masing OPD, agar bisa diserahkan ke Bagian Adminstrasi Pemerintahan Umum (Adminpum) Sekdakab Siak pada Jumat (11/8) besok. "Sebab, menurut rencananya tim dari Kementerian Dalam Negeri akan datang untuk mengevaluasi dan menilai laporan LPPD Kabupaten Siak pada Senin  (14/8) depan," katanya.

Dijelaskan Budhi, dari evaluasi dan penilaian yang telah dilakukan pemerintah pusat terhadap LPPD Kabupaten Siak, daerah setempat sudah empat kali berturut-turut memperoleh laporan EKPPD terbaik se-Riau, mulai dari tahun 2013-2016.

Sementara itu, Kabag Ortal Setda Kabupaten Siak Kharial Azmi, menyampaikan bagi setiap OPD memiliki inovasi aplikasi yang mempermudah masyarakat dalam mendapatkan perizinan dan pelayanan. Selain itu, ada banyak program yang pro untuk menaikan kualitas hidup rakyat ke arah lebih baik.

"Kita akan melihat bagaimana pengelolaan Kabupaten Siak dari segi Smart City-nya. Karena inovasi yang dilakukan melalui aplikasi dalam jaringan (daring) merupakan dambaan bagi masyarakat yang hidup di zaman serba online, karena semua lebih mudah dan cepat," terang Azmi.

Azmi menambahkan, setiap tahun LPPD penilaiannya harus mencangkup 780 indikator untuk mendapatkan predikat baik. (*)

sumber:antarariau




 
Berita Lainnya :
 
Komentar Anda :

 
Terpopuler +
01 Pengunjung Padati Lapas Bengkalis Sempena Idul Fitri
02 Dua Pasien Positif Covid-19 di Inhil Dinyatakan Sembuh, 4 Masih Dirawat
03 Spirit Ramadhan Bagi Kaum Ibu
04 Diduga Tabung Gas Meledak, Rumah Warga Desa Kepenuhan Timur Ludes
05 Begini Trik Berpuasa Bagi Penderita Hipertensi
06 Harga Jual dan Buyback Emas Antam Naik Rp 6.000 per Gram
07 Prediksi Final Liga Champions, Juventus Vs Real Madrid
 
 
 
 
Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
© 2016-2020 toRiau, all rights reserved