Negeri Istana Raih Prediket B Penghargaan LHE AKIP

Bupati Syamsuar saat  menerima penghargaan.
toRiau-Kabupaten Siak memperoleh penghargaan  dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Men-PAN RB), atas pencapaian Laporan Hasil Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LHE AKIP) Kabupaten Siak tahun 2017 dengan predikat B.

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Menteri PAN-RB Asman Abnur dalam acara penyerahan Laporan Hasil Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LHE AKIP) kabupaten/kota wilayah Sumatera, Banten dan Jawa Barat, di Hotel Radisson Golf & Convetion Centre Batam, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau.

Bupati Siak Syamsuar mengatakan rasa syukurnya karena penghargaan LHE AKIP ini kembali di raih Kabupaten Siak, karena tahun 2017 lalu Siak mendapat penghargaan yang sama.

“Alhamdulilah, penghargaan ini kembali kita raih. Saya mengucapkan terimakasih kepada seluruh SKPD yang telah bekerja dengan sangat baik, akan tetapi jangan merasa puas dulu. Mari bersama-sama kita tingkatkan agar kedepannya kita bisa meraih predikat A,”  ujar Syamsuar.

Dalam kesempatan itu, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Asman Abnur mengatakan pada beberapa daerah terjadi perubahan nilai. “Kami pasang target kenaikan nilai SAKIP dari tahun 2015-2017, mulai dari dominan di C dan bahkan ada yang D, maka di tahun 2017 harus C dan ini terus ditingkatkan menjadi B di tahun depan. Dan kalau ada daerah yang mendapatkan nilai C, saya akan sampaikan bahwa kepala daerah tersebut gagal," tuturnya.

Selanjutnya, Asman juga melaunching aplikasi yang diberi nama e-SAKIP Review yang bertujuan untuk melakukan efisiensi program dan anggaran, sehingga apa yang menjadi tujuan dan sasaran program kegiatan dapat tercapai.

”Jangan ada lagi kegiatan yang tidak jelas, dan yang tidak menunjang visi dan misi daerah, dan mulai tahun ini kami fokus pada program e-SAKIP untuk efisiensi anggaran dan kegiatan,” ungkap Menteri PAN-RB itu.

Asman menambahkan, dengan adanya aplikasi itu tidak perlu lagi datang ke Jakarta untuk konsultasi dan lain sebagainya.  Pasalnya, melalui aplikasi tersebut pihaknya dapat melakukan pendampingan dan menjawab konsultasi dari pihak terkait. (mcr/adm)


TERKAIT