Pilihan Editor ⋅ Galeri Foto ⋅ Advertorial ⋅ Foto Peristiwa ⋅ Popular
  Rabu, 21 Oktober 2020
 
Sempat Dicekal ke LN, Kivlan Zen Merasa Dianggap Sebagai Teroris
Sabtu, 11 Mei 2019 - 20:45:39 WIB
Kivlan Zen

toRiau - Mantan Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat Mayor Jenderal (Purn) Kivlan Zen sangat keberatan dengan informasi yang mengatakan dirinya akan melarikan diri ke luar negeri.

Kuasa hukum Kivlan Zen, Pitra Ramdhoni Nasution menyebut bahwa kliennya merasa telah dianggap sebagai seorang teroris atas penyebaran informasi tersebut.

"Makanya KZ telfon saya tadi pagi. Tolong saudara Pitra Nasution klarifikasi kepada seluruh media. Saya keberatan sekali ketika saya dbilang mau ke Singapura. Saya seperti teroris saja. Saya ini hanya ke Batam menjenguk saudara," kata Pitra di Bareskrim, Trunojoyo, Sabtu (11/5/2019). 

Kivlan Zen, sambungnya, merasa sangat dirugikan dengan dikeluarkanya surat permohonan pencekalan dari Bareskrim ke Ditjen Imigrasi Kemenkumham. 

"Karena dengan pencekalan tersebut menimbulkan satu peristiwa yang dilematis terhadap pemikiran bangsa dan rakyat Indonesia. Kecuali dirinya sudah tersangka, baru dicekal," ujarnya.

Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Divisi Humas Polri, Kombes Asep Adi Saputra menyebut pihaknya telah mengeluarkan surat cegat. Kivlan, kata Asep, diketahui akan pergi ke Brunei Darussalam dan Singapura melalui Batam. 

Namun demikian, Bareskrim telah berkirim surat kembali ke Ditjen Imigrasi dan meminta agar pencekalan itu dicabut.

Hal ini seiring keluarnya surat pembatalan permohonan pencekalan terhadap Kivlan Zen ke Ditjen Imigrasi Kemenkumham.

Surat bernomor B/ 3248 a -RES 1.1.2/V/2019/BARESKRIM itu ditandatangani oleh Wakil Direktur Tindak Pidana Umum Kombes Agus Nugroho.

Kepala Subbagian Humas Ditjen Imigrasi Kemenkumham Sam Fernando telah membenarkan keberadaan surat tersebut.

"Tadi pagi jam 03.00 WIB pagi dikeluarkan, surat cekalnya dicabut. Sudah diterima oleh imigrasi dan dicabut," katanya kepada wartawan, Sabtu (11/5).

Namun, Sam tidak menjelaskan alasan pencabutan status pencegahan. Imigrasi hanya meneruskan permintaan kepolisian yang dilayangkan lewat surat resmi.

Ia memastikan setelah cekal dicabut, Kivlan bisa bepergian ke luar negeri kembali. "Boleh, sudah boleh ke luar negeri," dia menegaskan. (**/rmol)




 
Berita Lainnya :
 
Komentar Anda :

 
Terpopuler +
01 Pengunjung Padati Lapas Bengkalis Sempena Idul Fitri
02 Paskhas TNI AU Bubarkan Massa yang Tolak Neno Warisman di SSK II Pekanbaru
03 53 Orang Meninggal Akibat Bencana Banjir dan Longsor Jabodetabek
04 Begini Trik Berpuasa Bagi Penderita Hipertensi
05 Danau Rusa yang Indah dan Alami Kini Jadi Destinasi Wisata Baru di Kampar
06 Spirit Ramadhan Bagi Kaum Ibu
07 Syamsurizal-Zaini Mendaftar ke KPU Riau
 
 
 
 
Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
© 2016-2020 toRiau, all rights reserved