Pilihan Editor ⋅ Galeri Foto ⋅ Advertorial ⋅ Foto Peristiwa ⋅ Popular
  Sabtu, 16 Oktober 2021
 
Diduga Langgar Hukum, Satpol Pekanbaru Serahkan Sanksi Dua Anggota ke BKPSDM
Rabu, 29 Juli 2020 - 16:19:41 WIB

TERKAIT:
 
 

PEKANBARU - Terkait dua oknum Satpol PP yang diduga melakukan pencurian sepeda dan pungutan liar terhadap pelaku usaha, Kepala Satpol PP Pekanbaru Burhan Gurning akan segera memproses melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).

"Saya pun sebagai kepala OPD terkejut juga mendengar kabar itu, dan saya sudah perintahkan Sekretaris Satpol PP untuk segera memproses surat ke BPKSDM. Itu sudah dikirimkan dan sudah sata tanda tangani," ujar Burhan, Selasa (28/7/2020).

Ia berharap laporan yang telah dikrim ke BPKSDM dapat diproses secara aturan kepegawaian. "Harapan kita mungkin pembinaan atau selanjutnya ada sanksi yang diberikan kepada beliau," imbuhnya.

Dikatakannya, pelaku yang mencuri sepeda itu sudah beberapa kali melalukan tindakan seperti itu. "Itu bukan sekali dua kali. Jadi kita sangat menyesalkan sekali tindakan yang dilakukan seorang yang apalagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di Satpol PP yang seharusnya mengamankan bukan melakukan tindakan seperti itu," tuturnya.

Ia menjelaskan, surat yang dikirimkan ke BKPSDM itu adalah untuk memberikan sanksi apa saja yang harus dijatuhkan terhadap ASN itu. "Karena ASN ini ada aturan, jadi sanksi apa yanh akan diberikan kita serahkan kepada BKPSDM dan biar mereka yang memproses sanksinya," terang Burhan.

Dikatakannya, saat ini oknum Satpol PP tersebut dalam proses penanganan hukum oleh pihak kepolisian. Terkait tugasnya di Satpol PP, pihaknya mengatakan bahwa oknum yang terjerat kasus tersebut masih bertugas sebagai Satpol PP.

"Dia pegawai biasa," ucapnya, dinukil seriau.com.

Ia mengaku, dari informasi yang didapatnya, oknum Satpol itu jarang masuk kerja. Dijelaskannya, kalau absen masuknya sedikit maka akan ada sanksi gajinya dihentikan ataupun penundaan-penundaan segala macamnya.

"Itu yang kita sampaikan ke BKPSDM supaya diproses. Karena untuk seorang PNS itu aturannya panjang," jelasnya. (f/src)






 
Berita Lainnya :
 
Komentar Anda :

 
Terpopuler +
01 Pengunjung Padati Lapas Bengkalis Sempena Idul Fitri
02 Dua Pasien Positif Covid-19 di Inhil Dinyatakan Sembuh, 4 Masih Dirawat
03 Spirit Ramadhan Bagi Kaum Ibu
04 Diduga Tabung Gas Meledak, Rumah Warga Desa Kepenuhan Timur Ludes
05 Begini Trik Berpuasa Bagi Penderita Hipertensi
06 Harga Jual dan Buyback Emas Antam Naik Rp 6.000 per Gram
07 Prediksi Final Liga Champions, Juventus Vs Real Madrid
 
 
 
 
Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
© 2016-2020 toRiau, all rights reserved