Pilihan Editor ⋅ Galeri Foto ⋅ Advertorial ⋅ Foto Peristiwa ⋅ Popular
  Jumat, 25 Juni 2021
 
Negara Dirugikan 1,1 M Korupsi Sistem Keuangan Desa Siak
Rabu, 07 Juni 2017 - 14:31:31 WIB
Abdul Razak.

toRiau-Kejaksaan Negeri Siak menetapkan Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Pemerintah Desa (BPMPD) Kabupaten Siak Abdul Razak, sebagai tersangka kasus korupsi Sistem Keuangan Desa di tahun 2015 silam.
 
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Siak Zondri, membenarkan jika pihaknya telah Abdul Razak ditetapkan sebagai tersangka sejak seminggu silam.

"Kita akan terus mendalami kasus ini kemungkinan akan ada tersangka baru, tunggu saja perkembangannya," tukas Zondri di Siak, Selasa (6/6).
 
Katanya, Abdul Razak ditetapkan sebagai tersangka setelah melalui gelar perkara oleh penyidik Tindak Pidana Khusus (Pidsus). "Selain menetapkan satu tersangka, kita juga akan kembali memanggil saksi-saksi lain," katanya.
 
Penyidikan kasus pengadaan alat perlengkapan Simkudes ini mulai dilakukan Kejari Siak sejak pertengahan tahun 2016 silam.

Proyek di tahun 2015 ini dinyatakan bermasalah karena alat yang didatangkan tidak bisa difungsikan. Parahnya, setiap desa dipungut Rp17 juta oleh BPMPD Siak.
 
Dalam perhitungan Badan Pengawas Keuangan Pemerintah (BPKP) disebutkan kerugian negara akibat penyelewengan proyek ini mencapai Rp1,1 miliar. Penyidik dari Kejari Siak sendiri telah memeriksa ratusan saksi, mulai dari para kepala desa hingga pegawai di BPMPD Siak dan rekanan.(olc/bks)

sumber:bengkalisone




 
Berita Lainnya :
 
Komentar Anda :

 
Terpopuler +
01 Pengunjung Padati Lapas Bengkalis Sempena Idul Fitri
02 Dua Pasien Positif Covid-19 di Inhil Dinyatakan Sembuh, 4 Masih Dirawat
03 Spirit Ramadhan Bagi Kaum Ibu
04 Diduga Tabung Gas Meledak, Rumah Warga Desa Kepenuhan Timur Ludes
05 Begini Trik Berpuasa Bagi Penderita Hipertensi
06 Harga Jual dan Buyback Emas Antam Naik Rp 6.000 per Gram
07 Prediksi Final Liga Champions, Juventus Vs Real Madrid
 
 
 
 
Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
© 2016-2020 toRiau, all rights reserved